Bidang Nilai Seni Budaya dan Film

Bidang Nilai Budaya Seni dan Film mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang nilai budaya, Seni dan film.

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud,  Bidang Budaya, Seni dan Film menyelenggarakan fungsi:

  1. penyiapan perumusan kebijakan dinas di bidang nilai budaya, seni dan film;
  2. pelaksanaan kebijakan di bidang pembangunan karakter dan pekerti bangsa, tradisi, adat dan budaya masyarakat, kesenian serta film berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  3. penyusunan standar, norma, kriteria dan prosedur dibidang pembangunan karakter dan pekerti bangsa, tradisi, adat dan budaya masyarakat , kesenian serta film;
  4. pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dibidang pembangunan karakter dan pekerti bangsa, tradisi, adat dan budaya masyarakat , kesenian serta film;
  5. pelaksanaan administrasi bidang nilai budaya, seni dan film; dan
  6. pembinaan, pelayanan, pengawasan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi.

Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film, terdiri atas:

  1. Seksi Kesenian;
  2. Seksi Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Tradisi, dan
  3. Seksi Warisan dan Diplomasi Budaya.

 

Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa

Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa mempunyai tugas melaksanakan penyiapan rumusan kebijakan, standar, norma, kriteria dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pembangunan karakter dan pekerti bangsa.

Uraian tugas:

  1. merencanakan kegiatan program kerja per tahun anggaran Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa berdasarkan prioritas target sasaran yang akan dicapai sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. membagi tugas kepada para bawahan lingkungan Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa sesuai dengan bidang tugasnya baik secara lisan maupun tertulis agar tugas segera diproses lebih lanjut;
  3. memberi petunjuk kepada para bawahan lingkungan Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa baik secara lisan maupun tertulis untuk menghindari penyimpangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. memeriksa hasil pekerjaan para bawahan lingkungan Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa dengan membandingkan antara hasil kerja dengan petunjuk kerja untuk penyempurnaan hasil kerja;
  5. menilai prestasi kerja para bawahan lingkungan Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam pembinaan dan peningkatan karier;
  6. melaksanakan dan menyiapkan bahan rumusan kebijakan di bidang pembangunan karakter dan pekerti bangsa;
  7. merumuskan standar, norma, kriteria dan prosedur di bidang nilai-nilai luhur, watak bangsa, jati diri bangsa dan budi pekerti bangsa;
  8. memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang nilai-nilai luhur, watak bangsa, jati diri bangsa dan budi pekerti bangsa;
  9. melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  10. melaporkan pelaksanaan kegiatan Seksi Bina Karakter dan Pekerti Bangsa baik secara tertulis maupun lisan sesuai hasil yang telah dicapai sebagai bahan informasi bagi atasan; dan
  11. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh  Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film.

 

Seksi Kesenian dan Perfilman

Seksi Kesenian dan Perfilman mempunyai tugas menyiapkan bahan rumusan, rancangan kebijakan, standar, norma, kriteria dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kesenian dan di bidang perfilman.

Uraian tugas:

  1. merencanakan kegiatan program kerja per tahun anggaran Seksi Kesenian dan Perfilman berdasarkan prioritas target sasaran yang akan dicapai sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. membagi tugas kepada para bawahan lingkungan Seksi Kesenian dan Perfilman sesuai dengan bidang tugasnya baik secara lisan maupun tertulis agar tugas segera diproses lebih lanjut;
  3. memberi petunjuk kepada para bawahan lingkungan Seksi Kesenian dan Perfilman baik secara lisan maupun tertulis untuk menghindari penyimpangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. memeriksa hasil pekerjaan para bawahan lingkungan Seksi Kesenian dan Perfilman dengan membandingkan antara hasil kerja dengan petunjuk kerja untuk penyempurnaan hasil kerja;
  5. menilai prestasi kerja para bawahan lingkungan Seksi Kesenian dan Perfilman berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam pembinaan dan peningkatan karier;
  6. melaksanakan dan menyiapkan bahan rumusan kebijakan di bidang kesenian dan di bidang perfilman;
  7. merumuskan standar norma, kriteria dan prosedur di bidang seni rupa, seni tari, seni teater dan sastra, seni advokasi dan hubungan lembaga perfilman;
  8. merumuskan standar, norma, kriteria dan prosedur di bidang produksi film, sumber daya dan teknologi perfilman, distribusi film, festival dan eksibisi, serta advokasi dan hubungan lembaga perfilman;
  9. memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kesenian dan di bidang perfilman;
  10. melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  11. melaporkan pelaksanaan kegiatan Seksi Kesenian dan Perfilman baik secara tertulis maupun lisan sesuai hasil yang telah dicapai sebagai bahan informasi bagi atasan; dan
  12. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film.

 

Seksi Tradisi, Adat  dan Budaya Masyarakat

Seksi Tradisi, Adat  dan Budaya Masyarakat mempunyai tugas melaksanakan penyiapan rumusan kebijakan, standar, norma, kriteria dan prosedur serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang tradisi, adat dan budaya masyarakat.

Uraian tugas:

  1. merencanakan kegiatan program kerja per tahun anggaran Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat berdasarkan prioritas target sasaran yang akan dicapai sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan;
  2. membagi tugas kepada para bawahan lingkungan Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat sesuai dengan bidang tugasnya baik secara lisan maupun tertulis agar tugas segera diproses lebih lanjut;
  3. memberi petunjuk kepada para bawahan lingkungan Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat baik secara lisan maupun tertulis untuk menghindari penyimpangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas;
  4. memeriksa hasil pekerjaan para bawahan lingkungan Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat dengan membandingkan antara hasil kerja dengan petunjuk kerja untuk penyempurnaan hasil kerja;
  5. menilai prestasi kerja para bawahan lingkungan Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat berdasarkan hasil kerja yang dicapai sebagai bahan dalam pembinaan dan peningkatan karier;
  6. melaksanakan dan menyiapkan bahan rumusan kebijakan di bidang tradisi, adat dan budaya masyarakat;
  7. merumuskan standar, norma, kriteria dan prosedur di bidang pengetahuan dan teknologi tradisional, kearifan lokal dan foklor, organisasi sosial, serta lingkungan budaya;
  8. merumuskan standar, norma, kriteria dan prosedur di bidang kelembagaan kepercayaan, kodifikasi ajaran dan kepercayaan komunitas adat;
  9. memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengetahuan dan teknologi tradisional, kearifan lokal dan foklor, organisasi sosial, serta lingkungan budaya;
  10. memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kelembagaan kepercayaan, kodifikasi ajaran dan kepercayaan komunitas adat;
  11. melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  12. melaporkan pelaksanaan kegiatan Seksi Tradisi, Adat dan Budaya Masyarakat baik secara tertulis maupun lisan sesuai hasil yang telah dicapai sebagai bahan informasi bagi atasan; dan
  13. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh  Kepala Bidang secara berkala dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Nilai Budaya, Seni dan Film.

 

Kontak e-mail:   bid.nbsf@gmail.com

Diperbarui: 8 September 2016